Chelsea sukses mengamankan kemenangan tipis 4-3 atas Brighton & Hove Albion dalam laga sengit Premier League di Stamford Bridge, London pada Minggu (30/8). The Blues tampil menghentak sejak awal lewat gol cepat Romeo Lavia (4′), Pedro Neto (14′), dan Joao Pedro (32′), sebelum Cole Palmer mengunci kemenangan pada menit ke-74.
Sementara itu, Brighton memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir lewat gol Malick Yalcouye (35′), gol bunuh diri Joao Pedro (63′), serta torehan Pascal Gross pada masa injury time (90+6′). Xabi Alonso yang baru menangani Chelsea pada Juli 2026 mengaku senang atas hasil yang diraih timnya.
“Saya sangat menikmati semua kemenangan. Pertandingan ini memiliki momen dan perasaan yang berbeda-beda, tetapi pada akhirnya kami senang dengan hasilnya,” kata Alonso.
Alonso juga memberikan pujian kepada Emiliano Martinez yang menjalani debut bersama Chelsea. Kiper asal Argentina itu baru bergabung sekitar 48 jam sebelum pertandingan, tetapi langsung dipercaya tampil sebagai starter. “Dia adalah juara Piala Dunia, memiliki pengalaman di segala sisi. Saya berbicara dengannya kemarin. Kami membicarakan pertandingan dan tim kami. Dia merasa siap,” ujar Alonso.
“Saya tidak perlu mengatakan banyak hal kepadanya untuk membuatnya tampil. Dia ingin mencatat clean sheet, tetapi saya tetap senang. Dia baru berada di sini selama 48 jam, jadi sekarang kami harus membantunya mempersiapkan pertandingan berikutnya,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Alonso menilai kehadiran Martinez juga dapat memberikan pengaruh positif bagi skuad Chelsea. “Dia memiliki karisma dan aura untuk memberikan pengaruh yang sangat positif kepada pemain lainnya,” lanjutnya dikutip dari Sky Sports.
Mengenai cedera Moises Caicedo, sang pelatih mengonfirmasi bahwa pemainnya ditarik keluar lebih awal untuk mencegah risiko yang lebih besar.
“Semoga ini bukan masalah baru dan tidak lebih parah dari cedera sebelumnya. Dia bersikap hati-hati untuk berhenti dan memberi tahu bahwa kondisinya sedang tidak maksimal. Namun, kami masih harus memantau serta mengevaluasinya sepanjang pekan ini. Yang jelas, ini bukan sesuatu yang baru,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Brighton & Hove Albion Fabian Hurzeler mengaku timnya tidak cukup rapi dalam menjalankan dasar-dasar permainan, terutama dalam menjaga keseimbangan. “Secara keseluruhan, kami tidak cukup bersih dalam hal-hal mendasar. Kami kehilangan keseimbangan,” ujar Hurzeler.
Meskipun demikian, pelatih asal Jerman itu tetap bangga atas pencapaian timnya usai mencetak tiga gol ke gawang Chelsea.
“Namun, datang ke markas lawan lalu menciptakan begitu banyak peluang serta ancaman merupakan hal yang patut saya beri apresiasi tinggi kepada para pemain. Kami akan terus melangkah dan berupaya mengembangkan kemampuan para pemain,” kata Hurzeler.

