Chelsea menang dengan skor ketat 4-3 atas Brighton & Hove Albion dalam laga pekan kedua Premier League 2026/2027 di Stamford Bridge pada Minggu (30/8). Pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir dan menghasilkan total tujuh gol. Hasil itu menjadi kemenangan kedua Chelsea di Premier League di bawah asuhan Xabi Alonso.
Menariknya, Chelsea justru tidak dominan dalam penguasaan bola. Mereka hanya menguasai 29,4 persen bola pada babak pertama dan sekitar 25 persen sepanjang pertandingan. Namun, Chelsea mencatat expected goals (xG) sebesar 2,97, jauh lebih tinggi dibandingkan Brighton yang hanya mencapai 1,49.
Dalam laga itu, Chelsea langsung membuka skor saat pertandingan baru berjalan empat menit. Kesalahan koordinasi antara Bart Verbruggen dan Mats Wieffer membuat bola jatuh ke kaki Romeo Lavia. Lavia tanpa kesulitan menceploskan bola dari jarak dekat untuk membawa Chelsea unggul 1-0.
Chelsea kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Morgan Rogers berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain Brighton sebelum mengirim umpan mendatar ke dalam kotak penalti. Pedro Neto datang dari belakang dan berhasil menyambar bola untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Dilansir dari ESPN, Brighton sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola. The Seagulls bahkan menguasai 75 persen bola dalam 15 menit pertama. Namun, dominasi itu belum mampu diubah menjadi gol. Chelsea justru semakin memanfaatkan ruang melalui serangan balik. Pada menit ke-32, The Blues mencetak gol ketiga.
Jorrel Hato berlari cepat dari lini belakang setelah Chelsea berhasil mematahkan serangan Brighton. Sang pemain lalu memberikan umpan kepada Joao Pedro. Penyerang asal Brasil itu sempat melakukan kesalahan ketika mendapat peluang emas beberapa menit sebelumnya. Namun, Joao Pedro kembali tenang dan mampu menaklukkan Verbruggen untuk membawa Chelsea unggul 3-0.
Brighton bangkit tiga menit setelah gol Pedro. Berawal dari peluang Charalambos Kostoulas yang digagalkan kiper anyar Chelsea, Emiliano Martinez, bola liar langsung disambar Malick Yalcouye. Sepakan volinya sempat membentur tiang sebelum akhirnya menjebol gawang Martinez.
Chelsea memasuki babak kedua dengan keunggulan 3-1. Namun, Brighton semakin berani menekan dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-58, Chelsea sebenarnya memiliki peluang besar untuk mencetak gol keempat. Neto berhasil melewati pertahanan Brighton sebelum Verbruggen menggagalkan tembakannya. Bola lalu kembali ke area berbahaya, tetapi Cole Palmer gagal mengarahkan tendangannya ke gawang.
Brighton akhirnya mendapatkan gol kedua pada menit ke-63. Pascal Gross mengirimkan umpan silang setelah situasi sepak pojok, tetapi Joao Pedro yang berusaha menghalau bola justru membelokkannya ke gawang sendiri. Skor pun berubah menjadi 3-2 dengan gol bunuh diri Pedro.
Brighton semakin percaya diri setelah gol itu. Diego Gomez sempat melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang berhasil ditepis Martinez. Chelsea pun melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mempertahankan keunggulan. Alonso memasukkan Moises Caicedo, Reece James, Josh Acheampong, dan pemain lainnya. Namun, Caicedo hanya berada di lapangan sekitar 10 menit sebelum mengalami cedera dan harus ditarik keluar.
Chelsea akhirnya mendapatkan gol yang kembali memperlebar jarak. Pada menit ke-74, Joao Pedro memberikan umpan kepada Cole Palmer. Pemain asal Inggris itu mampu melewati tekanan pertahanan Brighton sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok kanan bawah gawang Verbruggen. Gol tersebut membuat Chelsea unggul 4-2. Gol itu merupakan gol keenam Palmer ke gawang The Seagulls di Premier League.
Brighton masih memberikan perlawanan hingga penghujung laga. Pascal Gross berhasil mencetak gol kedua bagi dirinya sekaligus gol ketiga Brighton pada menit ke-90+6 lewat sundulan setelah Chelsea gagal mengantisipasi situasi bola mati. Namun, gol itu belum mampu menyelamatkan Brighton dari kekalahan. Chelsea akhirnya mempertahankan kemenangan 4-3 hingga peluit panjang ditiup.
Hasil itu juga menciptakan catatan menarik bagi Brighton. The Seagulls menjadi tim pertama dalam 50 tahun terakhir yang mampu mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat pertandingan liga secara beruntun melawan Chelsea.
Sementara itu, Xabi Alonso mencatatkan sejarah pribadi bersama Chelsea. Mencetak tujuh gol dari dua pertandingan awal Premier League membuat sang pelatih mencatatkan rekor start tersubur dalam sejarah The Blues di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris. Chelsea selanjutnya akan menghadapi Arsenal pada Minggu (6/9), sedangkan Brighton akan menghadapi Leeds pada Sabtu (5/9).

