Rapor merah mewarnai pembalap Indonesia yang pulang dengan tangan hampa dari seri balap ke-13 MotoGP Aragon 2026.
Veda Ega Pratama (Moto3) dan Mario Suryo Aji (Moto2) harus gigit jari setelah keduanya finis jauh di luar zona poin dalam balapan di Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, Minggu (30/8/2026).
Veda finis di posisi ke-20, sementara Mario Aji yang tampil sesudah itu harus puas mengakhiri balapan di urutan ke-24.
Dengan Veda, sinyal positif sempat ditunjukkan pembalap berusia 17 tahun itu pada awal-awal balapan.
Veda memulai balapan dengan cukup baik. Dari posisi ke-22, dia mendekati zona poin dengan posisi ke-16 menjadi posisi tertingginya.
Namun, situasi tersebut tak berlangsung lama setelah The Rocket Boy justru melorot sampai di luar 20 besar.
Veda akhirnya finis di urutan ke-20 dengan selisih 30,074 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team).
Rekan setim Veda tidak lebih baik. Zen Mitani finis di posisi ke-23 dengan selisih 16 detik dari Veda walau secara posisi hanya berbeda tiga setrip.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengaku hasil yang tentu sulit diterima karena harapan tidak berjalan sesuai rencana dalam balapan.
“Ini adalah balapan yang sangat berat,” kata Aoyama, dilansir dalam rilisHonda Team Asia.
“Kami mengharapkan skenario dan hasil yang sangat berbeda, tetapi sayangnya kedua pembalap mengalami masalah masing-masing selama balapan.”
Aoyama menyebut hilangnya grip pada ban membuat para pembalapnya kesulitan.
“Pada bagian awal balapan, mereka masih kompetitif, tetapi sejak pertengahan balapan, Veda mulai mengalami kesulitan dalam mengerem motornya dan melakukan beberapa kesalahan.”
“Hal itu membuatnya kehilangan banyak posisi dan konsistensi,” tuturnya lagi.
Sementara mengenai Mario Aji, Aoyama kecewa karena performa yang diharapkan tidak keluar dalam balapan.
Sebagai informasi, bukan Mario saja yang kesulitan. Rekan setimnya, Taiyo Furusato, juga gigit jari karena berakhir di posisi ke-19.
Alhasil, dari keempat pembalap mereka di Moto3 dan Moto2, Honda Team Asia tidak mendapatkan satu pun poin dari balapan GP Aragon.
“Mario memulai dari posisi ke-26 dan finis ke-24. Beberapa posisi didapat karena kecelakaan pembalap lainnya,” tukas Aoyama.
“Jadi, realitanya kami tidak meningkat sejauh yang kami inginkan dari balapan.”
“Sejujurnya, saya mengharapkan lebih dari kedua pembalap (Mario dan Furusato). Kami berharap bahwa kami bisa meningkat dan mendapatkan posisi.”
“Akan tetapi, kami menghadapi kesulitan sepanjang akhir pekan dan tidak dapat menemeukan performa yang diperlukan.”
Fokus Honda Team Asia kini dialihkan ke seri balap berikutnya.
Ada jeda satu akhir pekan sebelum seri GP San Marino yang akan berlangsung pada 11-13 September 2026 di Sirkuit Misano, Italia.

